SMP Negeri 1 Tanjung Balai Dilahap Api Yang Diduga Dari Korsleting Listrik

Api melahap habis bangunan dari Sekolah Menengah pertama Negeri 1 Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara. Sejumlah ruang kelas ludes dilahap oleh sijago merah.

Polisi sudah melakukan penyelidikan terkait dengan penyebab dari kebakaran yang disinyalir berasal dari hubungan arus pendek listrik atau korsleting.

Kapolres Tanjung Balai langsung menurunkan tim Laboratorium Forensik untuk dapat mengetahui penyebabk dari kebakaran SMP Negeri 1. Pihaknya melihat bahwa terjadi korsleting pada salah satu kelas menjadi penyebab utama.

SMP Negeri 1 Tanjung Balai Dilahap Api Yang Diduga Dari Korsleting Listrik
SMP Negeri 1 Tanjung Balai Dilahap Api Yang Diduga Dari Korsleting Listrik

“Dari hasil investigasi, tim Labfor kami hampir menyimpulkan kebakaran karena hubungan arus pendek yang terjadi di ruangan yang dijadikan sebagai ruang bagi kelas IX-9,” kata Kapolres Tanjung Balai.

Dalam kebakaran ini tidak menelan korban jiwa karena kebakaran terjadi pada sore hari dimana sekolah sudah kosong dan tidak ada aktivitas apapun lagi.

“Saksi mata mengatakan bahwa api berasal dari kelas 9-9 yang berada di sebelah mushola. Bahan bangunan terdiri dari 30 persen kayu sehingga membuat api cukup cepat menjalar ke kelas lainnya termasuk didalamnya kantin,” tambahnya.

Pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kejadian membutuhkan waktu 45 menit untuk dapat memadamkan api yang sudah terlanjur besar.

“Dibutuhkan waktu 45 menit untuk memadamkan api oleh petugas Damkar. Secara keseluruhan, sebanyak 4 mobil Damkar yang diturunkan untuk memadamkan api,” lanjutnya.

Kerugian materi dari kebakaran ini diduga mencapai ratusan juta rupiah yaitu terdapat dua ruang kelas, 4 kantin dan sepeda motor yang kebetulan berada di sekitar area kebakaran.