Siswa Sidrap Akhirnya Dapat Melanjutkan Sekolah Di Bontang

Sebelumnya, siswa lulusan SD yang tinggal di Dusun Sidrap, Desa Martadinata, Kutai Timur was-was tidak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP Negeri di Bontang. Hal ini dikarenakan para peserta didik tersebut terkendal dengan peraturan Kementerian Pendidikan mengenai sistem zonasi karena dianggap warga luar kota yang hanya mendapatkan jatah 5 persen.

Akan tetapi, Dinas Pendidikan Bontang merasa bahwa peraturan zonasi tersebut tidak berlaku untuk anak-anak tersebut karena anak-anak tersebut bukanlah siswa pindahan dari luar kota. Siswa lulusan SD tersebut secara catatan tercatat menjadi siswa di SD di Bontang mengingat lokasi tempat tinggal mereka di tapal batas membuat mereka terdaftar di SD Negeri Bontang karena lebih dekat dengan tempat tinggal mereka.

Siswa Sidrap Akhirnya Dapat Melanjutkan Sekolah Di Bontang
Siswa Sidrap Akhirnya Dapat Melanjutkan Sekolah Di Bontang

“Untuk anak-anak tersebut seharusnya tidak berlaku karena untuk yang dimaksud orang luar daerah itu adalah tempat tinggal dan sekolahnya itu dari luar daerah seperti SD terdaftar di luar daerah dan memang berasal dari luar daerah makan kategori tersebut berlaku,” jelas Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Bontang, Saparuddin.

Oleh karena itu dirinya akan mengakomodir anak-anak tersebut untuk melanjutkan pendidikan di beberapa SMP Negeri di Bontang terutama yang berada di zona C yaitu SMPN 5, SMPN 9 dan SMPN 4. Walaupun begitum Saparuddin memberikan persyaratan bagi anak-anak tersebut yaitu mereka hanya dapat mendaftar di SMPN yang berada di radius zona 2 karena zona 1 dimaksudkan untuk anak didik yang tinggal di zona C Bontang dengan radius tidak lebih 400 meter dari sekolah. “Nanti mereka bebas pilih antara SMPN 5, SMPN 9 atau SMPN 4,” kata Saparuddin.

Sebagai informasi, jalur zona 2 akan dibuka pada 1-5 Juli mendatang dengan seluruh pelajar yang masuk dalam zona C akan diperingkat berdasarkan nilai USBN untuk memperebutkan 90 persen dari total daya tampung sekolah.

Untuk 10 persen sisanya adalah merupakan siswa yang berasal dari jalur pelamar seperti prestasi dan perpindahan tugas orang tua dari daerah lain ke bontang.

Secara total, terdapat 504 kursi di zona C yang akan diperebutkan oleh 14 rombongan belajar. SMPN 4 memiliki kuota sebesar 180 sisa, SMPN 5 memiliki 216 siswa dan SMPN 9 memiliki kuota 108 siswa.