Jumlah SMK Telah Melewati Target Kemendikbud

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyebutkan jumlah SMK saat ini telah melampaui target.

“Pertumbuhan SMK cukup cepat hingga saat ini telah mencapai 14 ribuan SMK. Angka tersebut melampaui target yang telah ditetap yaitu 7.500 SMK pada tahun 2020,” kata Direktur Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan Budaya, Bakhrun.

Pesatnya jumlah SMK di Indonesia tersebut dikarenakan tingginya minat stakeholder untuk mendirikan SMK. Selain itu, perizinan pendirian SMK beberapa tahun terakhir ada ditangan pemerintah daerah yaitu kabupaten dan kota.

Jumlah SMK Telah Melewati Target Kemendikbud
Jumlah SMK Telah Melewati Target Kemendikbud

Saat ini, Kemendikbud menjelaskan pemetaan terhadap SMK yang ada saat ini. Apakah sekolah tersebut telah berjalan sesuai dengan aturan yang telah ada dengan menyediakan keterampilan pada siswa dan peserta didiknya.

“Bagaimanapun yang dikembangkan itu adalah pembelajaran dengan sistem hands on atau praktek langsung,” katanya.

Sekolah yang sarana dan prasarananya tidak lengkap akan diminta untuk melengkapi sarana dan prasarana tersebut. Jika SMK dimiliki oleh swasta maka pihak yayasan akan diminta untuk melengkapi hal tersebut sedangkan jika dimiliki oleh pemerintah maka pemerintah daerah akan diminta untuk melengkapinya.

“Contohnya di Jawa Barat kalau tidak salah ada sekitar 2.900-an SMK. Jumlah tersebut relatif banyak. Dengan jumlah tersebut, kami sedang melakukan evaluasi kinerja dari SMK tersebut. Kemudianya, posisinya apakah sudah menyebar secara merata atau tidak. Kalau ternyata kinerja kurang bagus akan kami akan meminta kepada pemerintah daerah untuk melakuakn evaluasi kembali,” katanya.

Ke depannya, pihaknya akan mendorong supaya SMK dapat memenuhi standard layanan yang dibutuhkan oleh dunia industri sehingga para pelaku industri dapat menyerap lulusan SMK.