Forum Rektor Indonesia Dukung Pengaturan Perguruan Tinggi Dibawah Nadiem Makarim

Ketua Forum Rektor Indonesia terpilih periode 2020-2021 Arief Satria mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi keputusan dari Presiden Jokowi terkait pengaturan perguruan tinggi yang kembali dibawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dari yang sebelumnya di Kementerian Riset dan Teknologi.

Arief menilai bahwa hal ini akan baik untuk membangun karakter yang memang harusnya dimulai dari tingkat pendidikan awal.

“Saya menyambut dengan baik karena pendidikan tinggi dan pendidikan dasar ataupun menengah haruslah terintegrasi dan saling terhubung,” kata Arief.

“Apalagi kita sedang dalam proses membangun karakter generasi muda yang berkualitas dan memiliki daya saing tinggi. Oleh karena itu, hal ini tidak akan terlepas dari pembangunan karakter siswa pada level pendidikan dasar, menengah pertama dan atas,” lanjutnya.

Forum Rektor Indonesia Dukung Pengaturan Perguruan Tinggi Dibawah Nadiem Makarim
Forum Rektor Indonesia Dukung Pengaturan Perguruan Tinggi Dibawah Nadiem Makarim

Arief kemudian menjelaskan proses yang harus dilakukan ketika menempuh pendidikan dasar dan menengah yang akan sangat mempengaruhi pembangunan karakter murid di masa yang akan datang.

Terkait dengan latar belakang Menteri Pendidikan Nadiem Makarim yang dikenal sebagai seorang enterpreneu dan pendiri sekaligus mantan CEO Go-Jek yang lebih banyak menghabiskan waktu pendidikannya di luar negeri, Arief mengaku bahwa hal tersebut tidaklah menjadi masalah.

Menurutnya, Nadiem merupakan figur yang tepat dengan pendidikan di masa kini yang sangat mengedepankan faktor penguasan teknologi. Dirinya yakin bahwa Nadiem akan dapat memberikan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat dalam dunia pendidikan.

“Sosok Nadiem menurut saya itu sangat cocok untuk mengubah pendidikan pada era 4.0 ini. Beliau merupakan orang yang dapat berpikir out of the box dan diera seperti ini dibutuhkan orang yang seperti Nadiem,” jelasnya.

Selain itu, Arief juga menganggap bahwa Nadiem akan berguna bagi kebutuhan di masa depan. Dengan latar belakang sebagai founder startup terbesar asal Indonesia, Go-Jek, dirinya yakin bahwa Nadiem dapat menciptakan solusi untuk berbagai permaslaahan yang akan datang.

“Nadiem memiliki kemampuan untuk menerawan masa depan. hal ini penting untuk dapat diturunkan pada level kebijakan dan program sehingga nantinya program yang disusun hari ini dapat digunakan untuk kebutuhan masa depan,” tambahnya.

Nadiem Makarim dipilih oleh Presiden Joko Widodo sebagai pengganti dari Muhadjir Effendi untuk posisi Mendikbud. Muhadjir Effendi sendiri dipromosikan menjadi Menko PMK.