DPRD Riau Dukung Rencana Pendidikan Gratis Untuk Siswa SMA Kurang Mampu

Gubernur Riau, Syamsuar berencana untuk menggratiskan biaya Sekolah tingkat Menengah Atas atau SMA dan Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK untuk anak-anak yang kurang mampu yang ada di Bumi Lancang Kuning pada tahun 2020.

Program pendidikan gratis ini diwacanakan akan menjadi prioritas utama dari pemerintah provinsi untuk tahun depan. Salah satu yang akan dilakukan untuk merealisasikan program ini adalah dengan menambah Biaya Operasional Daerah atau Bosda yang akan digunakan untuk menutupi uang komite yang selama ini menjadi salah satu persoalan utama pada sistem pendidikan di Riau.

DPRD Riau Dukung Rencana Pendidikan Gratis Untuk Siswa SMA Kurang Mampu
DPRD Riau Dukung Rencana Pendidikan Gratis Untuk Siswa SMA Kurang Mampu

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Riau, Arnita Sari mengatakan bahwa parlemen siap mendukung program tersebut karena merupakan program yang pro rakyat.

“Kita sangat setuju dengan program ini karena pendidikan ini adalah hak untuk semua dan di Riau itu memang masih banyak anak-anak yang kurang mampu untuk dapat memperoleh pendidikan yang layak,” jelas Arnita Sari.

Akan tetapi, Politisi PKS tersebut mengaku bahwa wacana dari pemerintah provinsi ini belum dibahas di DPRD antara unsur pemerintah provinsi yaitu Dinas Pendidikan dengan Komisi V yang menangani bidang pendidikan.

“Pertemuan dengan Dinas Pendidikan hanya sebatas silahturahmi akan tetapi nanti akan kita bahas lebih jauh. Kalau untuk anggaran itu kita semua yakin bahwa pemerintah pasti sudah menyiapkan strateginya,” jelasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Syamsuar memastikan bahwa program pendidikan gratis untuk SMA dan SMK ini akan menjadi prioritas pemerintahannya di tahun depan termasuk dengan melakukan penggantian uang komite dengan uang dari pemerintah provinsi.

“Nantinya uang Bosda ini ditambah lagi untuk menutupi kekurangan pada uang komite. Supaya nanti tidak memberatkan daerah,” jelasnya.